Mengintip Persiapan Lawan Timnas Senior di Piala AFF

Sepakbola — Timnas senior beberapa hari lagi akan tampil di Piala AFF Suzuki Cup 2014, timnas senior sendiri berada di grup A bersama dengan Filipina, Laos, dan Vietnam. Turnamen ini akan di gelar pada 22 November hingga 20 Desember mendatang. Tiap tim boleh mendaftarkan maksimal 35 pemain dan nantinya harus di kerucutkan sampai 23 pemain sebelum perhelatan AFF di gelar.

Beberapa pemain yang di panggil Alfred Riedl masih berlaga di kompetisi ISL. Garuda Jaya asuhan Alfred Riedl masih akan melakukan laga uji coba 2 kali lagi sebelum terbang ke Vietnam, salah satunya adalah melawan Timur Leste dan 1 tim dari timur tengah.

Vietnam baru saja melakukan uji coba melawan timnas U-23 Bahrain, dan uji coba ini di menangkan oleh Vietnam dengan skor 3-0. Kabarnya Vietnam juga membawa beberapa pemain timnas U-23 nya ke dalam skuad senior. Dan masih terus mengadakan gelar uji coba, antara lain melawan Palestina dan Malaysia.

Sementara itu, Filipina merekrut 2 pemain naturalisasi asal Spanyol untuk memperkuat skuad seniornya di Piala AFF. 2 pemain tersebut adalah Alvaro Silvia Linares (30) dan Tomas Trigo (kiper), Alvaro merupakan mantan pemain malaga.

Semoga opa Alfred Riedl mampu menemukan komposisi terbaik untuk skuad senior. Vietnam menjadi tim unggulan dan di untungkan mengingat karena Vietnam berlaku sebagai tuan rumah. Sedangkan untuk Filipina dan Laos sudah tidak bisa di anggap remeh lagi.

PSIS Semarang dan PSS Jadi Sorotan Internasional

Peristiwa memalukan sepakbola nasional telah terjadi beberapa waktu yang lalu, insiden sepakbola gajah PSIS Semarang kontra PSS Sleman yang berakhir dengan skor 3-2, tak cuma menjadi bahan pemberitaan media nasional, namun media internasional turut ambil bagian dari insiden ini.

Ada sekian banyak situs internasional yang membuat berita tentang insiden sepakbola gajah ini, sebut saja dailymail, 101greatgoals, scoopnest, dan footballtips.

Semua media internasional memberitakannya dengan nada yang negatif, socking, scandal, dan parody. Menyedihkan memang pemberitaan ini di tengah sepakbola Indonesia yang mengalami penurunan rangking FIFA.

Di era milenium yang teknologi nya semakin canggih ini, pemberitaan sekecil apapun pastinya akan cepat tersebar ke mana-mana. Hal ini harus jadi pelajaran bagi dunia sepakbola nasional.

Seperti yang di lansir Kompascom, FIFA akan melakukan penyelidikan terkait insiden ini. Hal ini pun di akui sendiri oleh Wakil Ketum (Ketua Umum) PSSI, La Nyalla Mattalitti.

Djohar Arifin Husin harus bisa mengembalikan martabat sepakbola nasional. Mafia dan kepentingan politik harus sesegera mungkin di musnahkan dari dunia sepakbola hal ini guna menciptakan sepakbola yang fair play.

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEglTimGS9R19Q5HcXKEHNqNW8smsvMLET4V0obqnTdxYfE034y9pH3svXFdbIPa00L2GT63apN9YwOQhzaSP426XkVZqRfWlrzg0nge7dZf55p3pB2Nv1rW4M7xEN2e8DVHqLVFcviHkU0/s1600/TV+Tokyo+Berniat+Siarkan+Laga+Semifinal+dan+Final+ISL+2014.png

Masyarakat Jepang punya animo besar terhadap tayangan sepakbola Indonesia ISL, hal ini rupanya tak di sia-siakan TV Tokyo. TV Tokyo merupakan salah satu televisi ternama di Jepang, TV Tokyo berniat menyiarkan langsung laga semifinal dan final ISL 2014 yang bakal di gelar di stadion Gelora Sriwijaya, Palembang, pada bulan November mendatang.

Berita ini telah dikonfirmasi sendiri oleh TV Tokyo setelah TV Tokyo menandatangi kontrak dengan BV Sports.

BV Sports adalah pemegang lisensi Indonesia Super League (ISL) hingga 2024. Untuk nilai kontrak, BVSports dan TV Tokyo tak mau memberitahukannya kepada publik. Hanya saja kabarnya kontrak berlaku untuk musim ini saja.

Salah satu petinggi TV Tokyo membeberkan bahwa kompetisi Indonesia Super League akhir-akhir sering di lihat oleh masyarakat Jepang.

"Kami sangat senang bisa bekerjasama dengan BVSports untuk menyiarkan laga semifinal dan final ISL 2014. Selama ini, masyarakat Jepang hanya mengetahui informasi tentang sepakbola Indonesia memauli berita di media massa serta berbagai cuplikan di YouTube. Jika upaya kami berhasil, bukan tidak mungkin kami akan memperpanjang hak siar ISL pada musim depan," ucap salah satu petinggi TV Tokyo.

Sementara itu, Direktur Utama dari BVSports, Rahadi Arsyad mengatakan bahwa upayanya dalam mengekspansi siaran langsung ISL ke berbagai negara akan terus di lakukannya. Hal ini bertujuan untuk membuat ISL semakin mendunia dan kompetitif.

"Kerjasama dengan TV Tokyo merupakan kelanjutan dari upaya kami untuk memperluas pangsa pasar ISL ke mancanegara. Sebetulnya kami sudah bekerjasama dengan TV3 Malaysia dan operator pay per view Al-Jazeera Networks," ucap Rahadi.

Niatnya, BVsports akan menjual hak siar Indonesia Super League ke Thailand, Vietnam, Timor Leste, dan beberapa negara Asia Pasifik lainnya.

Ada apa di balik laga PSIS Kontra PSS

Sepakbola gajah yang melibatkan PSIS Semarang dan PSS Sleman benar-benar memalukan. 5 gol hasil bunuh diri di dalam satu pertandingan tentu saja membuat kita geleng-geleng kepala. Kabarnya, PSSI sedang menyelidiki kasus ini, bahkan pula kabarnya berita yang sudah menodai sepakbola nasional ini sudah sampai kepada FIFA.

Menurut kabar terjadinya hal ini karena ketakutan dari dua kubu, PSIS dan PSS takut jika menang nantinya harus melawan Borneo FC di semifinal.

Lalu sebetulnya apa yang mereka takutkan dari Borneo FC? Jika di lihat dari pengalaman dan nama besar, PSIS dan PSS jauh di atar Borneo FC. Ternyata bukan hanya karena kualitas atau kemampuan teknis Borneo FC saja, namun rupanya yang paling mereka takutkan adalah kekuatan non teknis dari Borneo FC.

Borneo FC di sebut-sebut sebagai titipan PSSI untuk menembus ISL. Hal ini di dasarkan pada pertandingan-pertandingan Borneo FC yang di anggap sering di untungkan wasit.

Usut punya usut, sepertinya pemerintahan dan lembaga lain di atas PSSI harus menyelidiki semua ini. Karena di duga PSSI juga terlibat di dalam kekacauan ini. Semoga saja penyelidikan ini dapat berjalan dengan baik dan beralaskan sportifitas.

"Jangan cuma menyelidiki PSS dan PSIS, selidiki juga PSSI dan Borneo FC!!! Terlaknat buat semua pelaku mafia sepakbola Indonesia !!!," ucap pengguna kompasiana, Amin Enyong.

PSIS Semarang dan PSS Sleman Akhirnya Didiskualifikasi oleh PSSI

PSSI Menindaklanjuti pertandingan sepakbola antara PSIS Semarang kontra PSS Sleman, pada Sabtu (25/10/2014) lalu. PSSI Bergerak cepat untuk mengambil keputusan, PSSI menyatakan bahwa pelanggaran yang di lakukan kedua klub ini sudah tak bisa ditolerir lagi sehingga terpaksa mau tak mau harus didiskualifikasi dari kompetisi utama.

Vonis ini artinya kedua klub tersebut sudah tak ada harapan lagi untuk berlaga di kasta yang lebih tinggi (ISL) pada musim depan.

Keputusan ini di ambil oleh Ketua Komdis (Komisi Disiplin) PSSI, Hinca Panjaitan bahwasannya kedua klub sudah tak bisa mengajukan banding lagi. Kedua klub tersebut di mata PSSI menurutnya telah merusak fair-play, menodai nama baik sepakbola nasional, dan mencederai prinsip dasar bermain sepakbola.

Di kutip dari kompasiana kanal sepakbola, bahwa PSSI juga harus berani melarang klub tersebut untuk mengikuti kompetisi dalam bentuk turnamen apapun selama 5 tahun atau bila perlu 10 tahun. Dan juga di beri hukuman tambahan seperti di degradasi ke kasta paling bawah.

"Beri penderitaan yang setimpal juga seperti melarang pemain dan pelatih berkecimpung di dalam dunia sepakbola selama rentang waktu tertentu atau bila perlu larang seumur hidup," tulis pengguna kompasiana, Erwin Alwazir.

"Pembalasan setimpal seperti ini mutlak di lakukan agar di kemudian hari klub-klub yang berada di bawah naungan PSSI tidak seenaknya melanggar aturan seperti mengatur skor pertandingan atu menampilan sepakbola kodok," lanjutnya.

Kita selaku pemerhati sepakbola nasional berharap kepada PSSI untuk memegang teguh keputusan yang sudah di ambil. Semoga tak ada tawar-menawar setelah keputusan ini di keluarkan.

Daftar Sementara 35 Nama Pemain Yang Akan di Bawa ke Piala AFF 2014

Sepakbola — Turnamen yang digelar dua tahun sekali Piala AFF Suzuki Cup 2014 akan di selenggarakan beberapa minggu lagi. Training center tahap pertama pun telah di laksanakan oleh Alfred Riedl. Berdasarkan ketentuan baru dari pihak AFF, para negara yang ikut bertanding wajib mendaftarkan 35 pemain yang nantinya harus di kerucutkan mencapai 23 pemain saja.

Riedl beserta staf telah memilih dan memanggil 35 nama pemain di dalam tc tahap akhir. Yang cukup mengejutkan adalah ketika di panggilnya striker naturalisasi Sergio Van Dijk, sebelumnya ia tidak pernah di panggil oleh Riedl untuk memperkuat timnas senior.

Berikut ini adalah daftar sementara 35 pemain yang di pilih dan di panggil Riedl untuk memperkuat timnas senior:
  1. Kurnia Meiga (Arema)
  2. I Made Wirawan (Persib)
  3. Andritany Ardhyasa
  4. Teguh Amirudin (Perseru)
  5. Dian Agus Prasetyo (Mitra Kukar)
  6. Zulkifli Syukur
  7. Supardi (Persib)
  8. Hamka Hamzah (PKNS Malaysia)
  9. M. Robby (Persisam)
  10. Victor Igbonefo (Arema)
  11. Ahmad Jufriyanto (Persib)
  12. Rizky Rizaldi Pora (Barito Putra)
  13. Fachrudin (Persepam)
  14. Ruben Sanadi (Persipura)
  15. Manahati Lestusen (Persebaya)
  16. Ahmad Bustomi (Arema)
  17. Tony Sucipto (Persib)
  18. Haryono (Persib)
  19. Imannuel Wanggai (Persipura)
  20. Raphael Maitimo (Mitra Kukar)
  21. M. Ridwan (Persib)
  22. Bayu Gatra (Persisam)
  23. Ramdani Lestaluhu (Persija)
  24. Firma Utina (Persib)
  25. Boaz Solossa (Persipura)
  26. Irfan Bachdim (Ventforet)
  27. Zulham Zamrun (Mitra Kukar)
  28. Ferdinand Sinaga (Persib)
  29. Hendro Siswanto (Arema)
  30. Dedi Hartono (Barito Putra)
  31. Syamsul Arif (Arema)
  32. Greg Nwokolo (Persebaya)
  33. Christian Gonzalez (Arema)
  34. Evan Dimas (Persebaya, eks. Timnas U-19)
  35. Sergio van Dijk (Suphanburi)
Itulah daftar para pemain yang nantinya akan di kecilkan menjadi 23 pemain guna mengikuti turnamen Piala AFF 2014 tanggal 22 November s/d 20 Desember mendatang. (rst/okt)
Copyright © 2013. Blog Tips dan Trik - All Rights Reserved