
Jakarta — Kontroversi seputar menteri kabinet Jokowi - JK terus bergulir, selain Rini Soemarno, yang jadi sorotan juga adalah Susi Pudjiastuti, Siapakah dia?
Susi Pudjiastuti merupakan bos Susi Air, ia ramai di bicarakan karena suka merokok dan mempunyai tato di kakinya.
"Setop dulu dong, biar aku bisa selesaikan rokok ini sampai habis," ucap Susi di halaman Istana.
Susi Pudjiastuti kini menjabat sebagai menteri Kelautan dan Perikanan, gaya bicaranya yang ceplas-ceplos tentu saja berbeda dari 33 menteri lainnya. Dia bahkan tak sungkan untuk duduk di tangga Istana saat di wawancarai awak media.
Tak cuma rokok dan tato nya yang jadi bahan pembicaraan, namun kabar nya juga Susi tak lulus SMA alias hanya lulusan SMP.
Meski begitu, Susi Pudjiastuti menegaskan bahwa dirinya akan memegang amanah yang di berikan oleh Jokowi dalam menjabat sebagai menteri Kelautan dan Perikanan.
"Saya tidak bisa di suap," ucap Susi, Minggu (26/10/2014).
Untuk urusan pekerjaannya sebagai menteri, Susi mengaku bakal berusaha sekeras-kerasnya dalam memajukan industri perikanan Indonesia. Pengalaman 33 tahun di bidang perikanan dan maskapai akan di pakai guna mengembangkan perikanan dan kelautan di Indonesia.
"Saya 33 tahun di dunia perikanan dan dengan bisnis penerbangan. Saya juga bangun network yang sangat besar. Itu saya padukan untuk jadi kekuatan," tambah Susi.
Susi siap mengikuti penugasan/perintah dari Jokowi untuk memajukan sektor perikanan dan kelautan Indonesia. "Saya siap selesaikan. Saya tunggu pak Jokowi berikan arahan," pungkasnya.
Susi bercerita tentang background dirinya. Ia sering di panggil 'orang gila' karena background pendidikan formal serta action nya di dunia bisnis. Susi tak tamat SMA namun mampu berkarya dengan baik di dunia usaha selama 33 tahun.
"Saya nggak berpendidikan di bandingkan kebanyakan anggota kabinet. Saya pikir, saya boleh klaim kalau saya seorang profesional. Saya kerja 33 tahun dengan baik. Saya telah buktikan," lanjut Susi.
Berikut latar belakang Susi Pudjiastuti yang di dapatkan dari finance.detik.com:


0 komentar:
Posting Komentar